Diawali dengan kedatangan Tang San di suatu academy bergengsi yang sangat terkenal di benua douluo, disitu tangsan diarahkan untuk menempat salah satu ruangan yang sebenarnya sudah diisi oleh banyak murid baru lainnya, saat Tang San sampai, ia disambut dengan serangan hangat dari salah satu murid, ia adalah bos di kamar tersebut, jadi ada perebutan posisi di kamar murid tersebut, siapapun yang paling kuat ialah yang akan menjadi bosnya.
Disini Tangsan ditantang untuk bertarung dengan bos dari murid murid dikamar tersebut, sebenarnya Tangsan tidak berkenan, namun ia dipaksa berterung terus, akhirnya ia meladeni tantangan tersebut, tidak sampai 3 menit Tangsan sudah melumpuhkan bos tengil itu. Dan yah tentunya tangsan lah yang menjadi bosnya setelah itu.
Tidak lama berselang, terdengar suara imut dari belakang, ternyata itu adalah seorang wanita mungil dan imut, loli banget lah pokoknya guys.
Saking imutnya, ia bahkan dikira hanya lah anak kecil lemah, ya karna sosoknya sebagai wanita kecil. Nah akhirnya disitu Xiao Wu mencoba memperkenalkan diri, kemudian ia diminta oleh cecunguk-cecunguk di kamar itu untuk bertanding dengan bos yang sekarang yakni Tangsan. Tangsan pun akhirnya mau tak mau haris separing dengan Xiao Wu, dan disini malah Xiao Wu yang mempertanyakan apakah Tangsan serius ingin menantangnya ?
Nah fyi guys, Xiao Wu ini mempunyai jenis soul spirit tipe kelinci, dan ia sudah pasti sangat lincah dan cepat. Sedangkan tangsan hanya akan menggunakan soul rumput perak biru, tapi nih guys, karena pertarungan ini adalah pertarungan fisik, jadi Tangsan juga tidak bisa menggunakan soul nya, namun untuk Xiao Wu ini adalah keuntungan, karena tanpa menggunakan soul pun, atribut kecepatannya tetaplah mengikuti pergerakannya.
Pertarungan Tangsan vs Xiao Wu berjalan dengan sangat seru, sayangnya serangan Tangsan selalu bisa ditangkis dan dihindari oleh Xiao Wu karena kecepatannya. Singkat cerita, akhirnya bos Tangsan pun kalah dengan serangan trap milik Xiao Wu, hingga membuat Tangsan melesat dan terseret cukup jauh kebelakang.
Akhirnya Tangsan pun mengakui kekalahannya, dan ia memberikan jabatan bos kepada Xiao Wu, disaat mereka akan memilih kasur untuk tempat tidur mereka, Xiao Wu sengaja memilih lokasi kasur didekat Tangsan, karena sebenarnya Xiao Wu sedikit ada ketertarikan dengannya, karena hanya Tangsan yang mungkin hampir bisa menyamai nya dalam bertarung untuk anak seumurannya.
Saat Xiao Wu dan Tangsan sedang asyik mengobrol masalah jurus-jurus mereka sebelumnya, terdengar suara ketukan dari balik pintu masuk, ternyata itu adalah salah satu guru di asrama itu, yakni guru Mo, ia mencari Tangsan sambil membawa selimut yang besar dan bagus. Ternyata itu adalah selimut pemberian dari guru agung. Dan karena sifat Xiao Wu yang kekanakan banget nih guys, ia juga menginginkan selimut milik Tangsan, bahkan ia tidak mau diberikan selimut biasa dari murid-murid lainnya, akhirnya ia memaksa tangsan untuk berbagi selimut dengannya, dan yah mereka akan tidur di satu selimut berdua haha, eits, jangan viktor dulu ya guys, disini Xiao Wu membagi lokasi kasurnya, dan membatasinya agar Tangsan tidak neko-neko, "Jika kau berani macam-macam kau akan merasakan akibatnya," ujar Xiao Wu. Kocak banget pokoknya, setelah itu mereka selalu bersama, dan yah mereka memutuskan untuk menjadi kakak dan adik. Eh kakak adik tapi kok mesra woe, wkkwwk.
Okelah sobat itulah alur cerita part 2 ini, semoga kalian suka ya, nantikan artikel selanjutnya.
Salam Narukoto.


0 Comments